Breaking

LightBlog

Senin, 29 November 2010

Melindungi Komputer dari serangan Virus

Di Luwuk Banggai ini jumlah pengguna komputer dan internet semakin meningkat. Dan ternyata sudah banyak yang pernah menjadi korban serangan virus komputer, worm, spyware, dan semacamnya. Apalagi pendidikan komputer di luwuk masih sedang berkembang. Maklum kotanya gak sehebat kota kota besar yang ada di Indonesia. Sedangkan komputer saya dijangkiti virus, itu lebih dari sepuluh tahun yang lalu di mana virus masih menyebar melalui floppy disk (bukan harddisk). Sejak menggunakan harddisk, saya tidak pernah ingat ada virus yang pernah mampir ke komputer saya. Dengan berbekal pengalaman ini, saya ingin membagikan tips agar anda tidak menjadi salah satu korban kejahatan virus.

 
1. Update Sistem Operasi secara berkala



Bukan rahasia lagi, bahwa Microsoft Windows merupakan system operasi yang paling banyak dijangkiti virus. Ini bukan berarti Windows lebih jelek dari pada sistem operasi yang lain, tapi semata-mata karena Windows merupakan sistem operasi yang paling banyak dipergunakan orang. Bagi pembuat virus, ini sasaran empuk, karena tidak susah mencari target.

Microsoft belakangan semakin memperhatikan masalah ini. Terbukti dengan komitmen Microsoft untuk terus menambahkan fitur-fitur security sebagai patch atau upgrade versi. Tapi otomatis ini tidak akan menyelesaikan masalah bila anda tidak menginstall patch tersebut. Kalau anda terhubung ke Internet, anda bisa mengaktifkan fitur Live Update yang otomatis akan mengupdate sistem operasi anda secara berkala.

Bila anda tidak punya koneksi Internet, anda bisa mendapatkan kumpulan update/patch dari Microsoft yang biasanya disebut sebagai Service Pack. Kalau anda menggunakan Windows XP, sangat disarankan anda menginstall Service Pack yang ketiga (Windows XP SP-3). Di dalamnya banyak sekali fitur security yang ditambahkan. Di antaranya firewall dan popup blocker untuk Internet Explorer.

2. Disiplin Saat Browsing Internet

 
Jika connect ke Internet, sebaiknya jangan menggunakan IE (Internet Explorer) versi 7 dan sebelumnya. Gunakan Mozilla Firefox atau Opera terbaru. Kalau terpaksa pakai IE, pakai versi 8. IE 7 dan sebelumnya dikenal memiliki banyak lobang dan celah keamanan. Microsoft termasuk cukup lambat dalam mengupdate browsernya. Dan para hacker juga suka bereksperimen dengan IE.

Hindari berkunjung ke situs-situs underground yang menawarkan barang bajakan atau pornografi. Anda harus berhati-hati agar anda dapat bertinternet dengan aman. Jangan sembarangan download dan  install program dari sumber yang tidak jelas. Konsultasikan dulu dengan teman anda yang lebih mengerti apakah program tersebut cukup aman untuk dipergunakan.

3. Aktifkan Firewall di Jaringan

Kalau komputer anda terkoneksi di jaringan (LAN di kantor atau Internet), selalu hidupkan firewall. Windows XP SP-3 sudah menyertakan firewall. Firewall akan menghalangi akses-akses yang tidak terotorasi oleh pihak lain. Firewall cukup ampuh untuk menangkal worm dan trojan.

4. Hati-Hati Membuka Kiriman Email

 

Email yang kita terima bukan hanya email yang kita harapkan, tapi bisa juga berupa spam atau junk mail. Biasanya email tersebut berisi iklan penawaran produk tertentu atau link ke situs-situs tertentu. Tapi tidak jarang pula email tersebut disertai satu attachment yang berisi satu aplikasi yang bila anda jalankan akan menjangkiti komputer anda dengan virus.

Pastikan anda memang menunggu kiriman sesuatu dari orang yang sudah anda kenal. dan pastikan dulu ke pengirimnya apa isi attachment tersebut. Karena tidak jarang orang melakukan spoofing, menggunakan nama teman anda untuk mengirimkan virus.


5. Hati-Hati Saat Membuka Storage Orang Lain

 


Sebisa mungkin jangan berbagi storage. Berbagi storage = joinan kuman. Saat anda membuka storage orang lain, entah yang removable (CD, DVD, Flashdisk, Disket, dan lain sebagainya) atau yang fixed (network share atau website), berhati-hatilah. Bukan tidak mungkin anda menemukan harta karun berupa file yang sudah terjangkiti virus.

6. Pasang AntiVirus dan Anti Spyware Bila Perlu

 


Program-program ini biasanya memang bikin komputer jalan lebih lambat karena sifatnya yang TSR (Terminate & Stay Resident). Artinya begitu program ini dijalankan, dia akan tinggal terus di komputer anda untuk memonitor aktivitas anda. Setiap anda membuka, mengubah, atau meng-copy file, antivirus akan melakukan checking apakah aktivitas itu legal (memang anda yang melakukan atau virus yang melakukan). Program juga biasanya akan mengecek database internal nya untuk melihat adakah gejala-gejala komputer terinfeksi virus.


Bagaimana Kalau Sudah Terinfeksi

Kalau sudah kebobolan, biasanya anda sudah tidak bisa menginstall antivirus untuk menyembuhkannya karena virus sudah cukup cerdik untuk menghalangi anda menginstall software antivirus.

7. Minta Tolong rekan anda

 






Langkah ini paling gampang, namun butuh biaya tambahan-bila anda minta bantuan profesional seperti teknisi komputer. Tapi juga agak beresiko. Bukan tidak mungkin foto-foto atau dokumen pribadi anda disebarkan di Internet oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Jadi kalau anda tidak punya teman yang bisa dipercaya, lebih baik anda belajar sendiri "menyembuhkan" komputer anda. 

Simak langkah-langkah berikut untuk melakukannya.

8. Pembersihan Manual
 


Kalau anda tahu jenis virus yang menjangkiti komputer anda, anda bisa mencari informasi lebih lanjut tentang virus itu dengan bantuan Google. Anda bisa mendownload program tersebut (biasanya gratis) dan membersihkan virus di komputer anda.

Sayangnya, biasanya virus tidak bekerja sendiri, begitu menginfeksi, dia juga membuka pintu (Trojan) untuk virus-virus yang lain agar masuk. Jadi anda bisa repot atau menghabiskan banyak waktu untuk membersihkan semua virus. Supaya praktis, anda bisa baca tips ke-sembilan.

9. Format dan Install Ulang Windows
 


Cara ini cukup efektif. Dengan format, anda menghapus semua isi harddisk anda, termasuk virus. Setelah format, anda harus menginstalasikan kembali semua program yang akan anda pergunakan, termasuk sistem operasi satu per satu.

Sebagai tambahan catatan, beberapa orang mengatakan bahwa format bisa mengurangi umur harddisk atau komputer anda. Itu hanya mitos. Anda bisa memformat harddisk anda ribuan kali, harddisk anda tidak akan lebih cepat rusak dibandingkan menulis file ribuan kali juga.

10. Gunakan Sistem Operasi Alternatif
 



Untuk para pekerja Office, yang ada di perkantoran atau perusahaan di Luwuk, anda bisa gunakan Ubuntu Linux. Sistem operasi tersebut gratis dan sangat mudah dipergunakan. Sudah menyertakan paket-paket standar untuk keperluan browsing Internet, email, dan membuat berbagai macam dokumen. Ada pula program-program hiburan semacam game, media player, dan music player.

Mac OS XUntuk para designer, anda mungkin akan tergantung pada aplikasi-aplikasi grafis yang masih cukup sulit ditemukan di sistem operasi varian Linux. Anda bisa menggunakan Apple Mac OS X. Aplikasi yang ditawarkan cukup lengkap, terutama yang berkaitan dengan design dan multimedia. Tapi sistem operasi ini sifatnya sama seperti Windows, yakni komersil.

Sistem-sistem operasi alternatif di atas bisa membuka file-file umum yang anda buat di Windows, jadi anda tidak perlu takut pekerjaan anda selama ini hilang.
Nah, cukup sampai disini tips saya untuk manjaga agar komputer anda dari serangan virus.
Semoga komputer yang di kota luwuk ini bebas serangan Virus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox